Sejarah Perusahaan Swagelok

Sejarah singkat Grup Swagelok Quebec.
1959: Perusahaan Valves dan Fittings Laurentian didirikan oleh Mr Bart Ward. Nama ini mengambil dari nama Pegunungan Laurentian, wilayah désservit. Daerah yang tertutup memanjang dari Kingston, Ontario ke provinsi-provinsi Atlantik.
1974: Area ini dibagi tiga dan distribusi baru muncul: Ottawa V & F (sekarang Swagelok Central Ontario), Quebec (FST Grup cabang saat ini Swagelok Quebec) dan Atlantik V & F.
1976: Jean-Claude Marchand mengambil alih sebagai Director Valves Laurentian dan seluruh jajaran nya. Dia adalah presiden kedua.
1995: Mr Marchand mundur dan Mr Claude Brunet bernama presiden.
2004: Kelahiran Grup dengan merger Quebec Katup Swagelok & Fittings of Quebec Laurentian dan FST.
Saat ini , Quebec adalah Grup Swagelok dua cabang dan tiga puluh karyawan dengan lebih dari 360 tahun pengalaman gabungan. Ini juga merupakan tim yang hidup dan dinamis yang bekerja keras untuk offirir Anda produk dan layanan terbaik di bidang kita.

Certificate Of Origin

Surat Keterangan Asal  Barang (sering disingkat menjadi C / O atau COO)
adalah dokumen yang digunakan dalam perdagangan internasional berbentuk cetak, dilengkapi oleh eksportir atau agennya dan disertifikasi oleh badan mengeluarkan, membuktikan bahwa barang dalam pengiriman ekspor tertentu telah sepenuhnya diproduksi, atau diolah di negara tertentu.

“Asal” tidak hanya mengacu ke negara di mana barang di export tetapi menunjukan dimana barang itu dibuat.

Surat keterangan Asal Barang juga dapat menyatakan bahwa barang tersebut adalah original atau asli dari manufacture tertentu atau bukan fake / palsu.

Lembaga Sertifikasi surat keterangan asal barang adalah harus suatu badan resmi yang berwenang untuk itu dan diakui secara international, lembaga itu dapat dari Kantor Perdagangan resmi atau Chamber of Commerce.

Instrument fitting dan valve import dapat dilengkapi Certificate of Origin untuk menunjukan dari mana asal negara pembuat dan dari manufacture tertentu.

 

Shell Kemungkinan tidak akan menjadi distributor BBM bersubsidi di Indonesia

BPH Migas mengumumkan hanya hanya dua perusahaan lolos tender distribusi bahan bakar minyak bersubsidi yaitu PT AKR Corporindo Tbk dan PT Surya Parna Niaga, kedua perusahaan tersebut akan mendampingi Pertamina dalam pendistribusian BBM bersubsidi di seluruh indonesia.

Keunggulan kedua perusahaan lolos tender itu karena, kesediannya membangun infrastructure di luar Jawa- Bali dan menawarkan margin keuntungan yang sesuai dengan perhitungan BPH MIGAS,

Sementara Shell hanya bersedia membuka infractructure di Jawa Timur dan meminta margin keuntungan yang cukup besar menurut kalkulasi BPH MIGAS